Lokakarya Nasional Forum Komunikasi Pendidikan Tinggi Teknologi Pertanian Indonesia (FKPT-TPI) tahun 2013 diadakan di Padang, mulai tanggal 6-8 Nopember 2013. Tahun 2013, Lokakarya Nasional FKPT-TPI mengangkat tema "Peranan Pendidikan Teknologi Pertanian dalam Peningkatan  Daya Saing Industri Mikro, Kecil dan Menengah untuk Menghadapi Pasar Bebas Asean 2015".

 

Acara ini diikuti oleh 34 perguruan tinggi negeri dan swasta jumlah peserta sebanyak 123 orang dari seluruh Indonesia, salah satunya adalah Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP), FTIK Universitas Bakrie, yang diikuti oleh Bapak Ardiansyah, Ketua Program Studi Prodi ITP. Kegiatan Lokakarya ini diharapkan menjadi ujung tombak dalam kemajuan Kurikulum Teknologi Pertanian dan aplikasinya pada industri mikro, kecil dan menengah untuk menghadapi pasar bebas ASEAN 2015.

Tantangan yang akan dihadapi alumni Pendidikan Tinggi Teknologi Pertanian semakin besar.  Hasil Lokakarya ini diharapkan dapat menginspirasi dan meningkatkan kerjasama semua pihak untuk memanfaatkan potensi teknologi pertanian dalam mengatasi permasalahan pertanian, baik di lingkup nasional maupun internasional. Negara lain, seperti Thailand sangat aktif mengadakan acara di tingkat regional untuk menyongsong pasar bebas ASEAN tersebut. Tujuan utama pertemuan adalah tercapai kesepakatan mengenai standar dalam pendikan tinggi teknologi pertanian di Indonesia.

Lokakarya dilaksanakan selama 3 hari, hari pertama pembukaan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di aula Rumah Dinas Gubernur, sekaligus acara jamuan makan malam. Pada hari kedua, yang merupakan acara inti kegiatan Lokakarya Nasiolan FKPT-TPI terdiri dari beberapa sesi. Acara utama tentang pembahasan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Kurikulum berbasis Kompetensi (KBK) dilaksanakan pada sesi setelah makan siang, yang dilanjutkan dengan sesi paralel yang dibagi menjadi tiga sesuai dengan ilmu yang ada di Fakultas Teknologi Pertanian, yaitu Perhimpunan Ahli Teknik Pertanian Indonesia (PERTETA), Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan (PATPI), dan Persatuan Ahli Profesi Teknologi Agroindustri (APTA).

 Prodi ITP, FTIK, Universitas Bakrie ikut terlibat dalam sesi paralel dalam bidang asosiasi PATPI. Diskusi dipimpin oleh Ketua PATPI, dengan pembahasan Learning outcomes Kurikulum pada Program Studi Teknologi Pangan/Hasil Pertanian Pertanian berdasarkan KKNI. Kesepakatan yang diambil adalah Learning outcomes Kurikulum pada Program Studi Teknologi Pangan/Hasil Pertanian wajib diadopsi sekurang-kurangnya menjadi bagian 50% (lima puluh persen) dari kurikulum program studi yang ditujukan untuk menghasilkan ahli pangan level Sarjana atau Diploma 4.

Kurikulum operasional Prodi ITP, FTIK, Universitas Bakrie terlihat banyak kesesuian dengan learning outcome yang disepakati pada pertemuan FKPT-TPI. Langkah berikutnya berikutnya yang akan dilakukan Prodi ITP, FTIK, Universitas Bakrie adalah mengklasifikasikan learning outcome yang telah disepakati dengan kurikulum Operasional yang telah ada.   Sedangkan pada hari ke-3, dilaksanakan tur ke beberapa lokasi wisata dan bersejarah di Sumatera Barat, antara di Kabupaten Tanah Datar dan Bukit Tinggi. Kegiatan tur merupakan bagian kegiatan untuk menambah semangat kekeluargaan di antara para peserta lokakarya.

 

Foto bersama peserta lokakarya di Rumah Gadang, Kabupaten Tanah Datar (Foto koleksi pribadi)Foto bersama peserta lokakarya di Rumah Gadang, Kabupaten Tanah Datar (Foto koleksi pribadi)