Dosen Prodi ITP Mengikuti Kunjungan Penelitian (JSPS-DGHE) di Jepang

Pada tanggal 22 Juni – 3 Juli 2014, dosen Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan (Prodi ITP), Bapak Ardiansyah mengikutikegiatan kunjungan penelitian ke beberapa institusi di negeri Sakura. Kunjungan penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan penelitian yang dilakukan oleh tim Peneliti dari Indonesia dalam program Bilateral Exchange Program JSPS-DGHE Joint Research Projects 2014 dengan sponsor dari Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) dan Directorate General of Higher Education (DGHE atau DIKTI).

Program penelitian ini merupakan penelitian kolaborasi antara institusi di Indonesia (IPB dan Universitas Bakrie) dengan institusi di Jepang (Tohoku University, Yamagata University, dan Akita Research Institute of Food and Brewing) di mana mulai tahun akademik 2014/2015 sampai dengan 2016/2017 didanai oleh JSPS dan DGHE. Penelitian ini di ketuai oleh Prof. Dr. Slamet Budijanto (IPB, Indonesia) dan Associate Prof. Hitoshi Shirakawa, Ph.D (Tohoku University, Jepang). Dikutip dari website DIKTI, bahwa program kerjasama ilmiah antar dua negara ini bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan ilmiah/penelitian yang dilaksanakan secara bersama-sama antara pendidik/peneliti Indonesia dan counterpart-nya di Jepang berdasarkan kesepahaman kerjasama ilmiah internasional yang saling menguntungkan.

Gambar 1. Kunjungan ke Graduate School of Agricultural Science, Tohoku University. (A). Foto bersama anggota tim peneliti (Prof Slamet, Dr Nancy, dan Dr Ardy) dengan Dekan Fakultas Pertanian, Tohoku University (Prof Michio Komai); (B). Foto bersama dengan anggota Laboratory of Nutrition (Associate Prof. Hitoshi Shirakawa, duduk di tengah-ketua tim peneliti dari pihak Jepang); (C). Pak Ardy, sedang presentasi tentang rencana penelitian program JSPS-DGHE.

Bapak Ardiansyah merupakan salah salah satu anggota tim peneliti dengan judul Chemical composition and anti-lifestyle related disease profile of Indonesian and Japanese rice brans of different varieties and its potential as food functional ingredient. Dua anggota tim peneliti lainnya (Prof Slamet Budijanto dan Dr Nancy Yuliana) berasal dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fateta, IPB.

Gambar 2. Kunjungan ke Faculty of Agriculture, Yamagata University. (A). Foto bersama di depan kampus Fakultas Pertanian, Yamagata University; (B). Foto bersama dengan anggota tim peneliti dengan kolega dari Fakultas Pertanian, Yamagata University (Prof Takuya Koseki-paling kiri dan Prof Yoshihito Shiono-tengah).

Program tahun pertama dari tiga tahun ini, dimulai dengan kunjungan oleh tim Indonesia, ke peneliti counterpart-nya yaitu Tohoku University, Yamagata University, dan Akita Research Institute of Food and Brewing. Kegiatan utama kunjungan ini adalah kunjungan laboratorium dan melakukan diskusi untuk memperdalam kesepahaman dalam menjalin penelitian dan kerjasama antar kedua belah pihak. Diharapkan di masa mendatang, inisiasi kerjasama ini dapat ditingkatkan lebih intensif dengan pengiriman mahasiswa atau staf pengajar dari masing-masing institusi kedua negara. Selain kunjungan laboratorium, juga dilaksanakan kunjungan ke perusahaan makanan yang ada di Akita prefecture (Kodama Brewery Co., Ltd). Perusahaan ini merupakan perusahaan makanan terbesar ketiga di Akita prefecture yang memproduksi produk fermentasi khas Negara Jepang, seperti miso, soyu, dan sake.
Gambar 3. (A) Kunjungan ke Akita Research Institute of Food and Brewing; (B). Kunjungan Kodama Brewery Co., Ltd, Akita Prefecture.