fbpx

“Sekarang semakin banyak dukungan agar kebijakan publik lebih gencar didukung oleh data” tutur Mulya Amri, Riset Director Katadata Insight Center (KIC) pada Rabu, 20 Januari 2021 dalam Guest Lecture rutin Program Studi Ilmu Politik Universitas Bakrie, Policy Talk Series: Big Data Analytics and Public Policy in Indonesia.

Mengapa kebijakan publik harus berdasarkan data? menurut Amri, proses pengambilan kebijakan harus berbasis sebuah evidence (bukti), tidak hanya sebatas opini atau insting. “Data harus dianalisis dan hasilnya dapat dijadikan sebagai dasar yang valid untuk digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan”.

Oleh karena itu, terciptalah beberapa program di Indonesia yang dengan tujuan untuk mendukung kebijakan publik yang lebih berorientasi pada data. Misalnya Knowledge Sector Initiative, program ini merupakan kerja sama antara Indonesia dan Australia untuk memperkuat bidang riset, ada juga Pulse Lab Jakarta yang merupakan hasil inisiatif PBB dengan fokus pada analisis big data

Pada penghujung pemaparan materi Amri juga menjelaskan banyaknya potensi manfaat dari penggunaan big data, diantaranya: dapat menjawab pertanyaan penting dengan lebih baik, terbangunnya sistem database terpusat, data tervalidasi, kebijakan dapat lebih dipercaya, dapat diterapkan di banyak sektor, hingga creating a data driven governance.

Mahasiwa-Mahasiswi Universitas Bakrie pada tahun 2020 menunjukan prestasinya di berbagai bidang kompetisi, baik diajang Nasional maupun Internasional. Prestasi yang diraih selama satu tahun belakangan sebanyak 45 prestasi dari 17 kompetisi yang diikuti oleh 28 Mahasiswa.

Ingin tahu lebih lengkapnya mengenai Kompetisi, prestasi bahkan siapa saja yang memenangkannya. Kini dapat di lihat di Youtube Universitas Bakrie.

Startup Bepahkupi sukses masuk ke final The Next Dev Talent Scouting Indonesia 2020 pada kategori The Borderless Digital Economy untuk startup yang menyelesaikan masalah dalam pengentasan kemiskinan, pengembangan UKM, dan penyediaan langan kerja yang layak, setelah bersaing dengan ratusan startup lain di dalam ajang tersebut. Kompetisi yang diprakasai oleh Telkomsel ini sudah terselenggara sejak tahun 2015, dan telah mengumpulkan sekitar 5000 pendaftar dari seluruh Indonesia.

 

The Next Dev Talent Scouting berfokus pada pencarian startup digital yang berorientasi pada misi sosial (social impact) dengan harapan dapat memajukan Indonesia dari sisi digital technology. CEO Bepahkupi, Maulana Wiga menyebutkan bahwa perlombaan ini menjadi langkah baru bagi Bepahkupi untuk mengawali tahun 2021. “kami memiliki misi untuk membangun ekosistem Kopi Indonesia yang dapat go global, melalui sistem penjualan yang mengedepankan fair trade serta menjamin kesejahteraan petani kopi dengan edukasi dan support finansial yang memadai”.

Bepahkupi dijadwalkan untuk pitching pada tanggal 14 Januari 2021 mendatang.

Selamat berjuang ya teman-teman!

Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Bakrie Menyelenggarakan Webinar dengan tema “How To Win 2021” pada hari Rabu, 06 Januari 2021 melalui ruang meeting Zoom. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Rhenald Kasali, Ph.D sebagai narasumber  dan  dimoderatori oleh Chacha Annisa dari TVOne.

M. Tri Andika, Wakil Rektor II Universitas Bakrie dalam sambutannya menyebutkan bahwa tahun 2020 merupakan momen dimana berbagai sektor mengalami dampak yang signifikan dari pandemi Covid-19, sehingga tema seminar ini diharapkan dapat menjadi kompas yang memberikan arahan kepada seluruh pelaku industri, termasuk media maupun akademisi dalam menciptakan strategi untuk memenangkan tahun mendatang. 

Sebagai kesimpulan dari pemaparan materi, Prof. Rhenald Kasali, Ph.D menekankan bahwa setidaknya ada enam hal yang perlu diterapkan pada tahun 2021 ini, yaitu: 

  1. Merubah cara berpikir (mindset transformation)
  2. Memiliki skill baru: kini individu dituntut untuk mampu membaca data. Tidak hanya secara historical berdasarkan apa yang telah terjadi pada waktu lampau, namun kita dituntut untuk meramalkan situasi yang akan terjadi pada masa depan, dan menerjemahkannya kedalam suatu strategi.
  3. Memperbaiki kapabilitas teknologi: teknologi terus mentransformasi dunia. Sehingga penting bagi kita untuk dekat dan berorientasi terhadap teknologi digital. 
  4. Memiliki awareness yang besar serta membangun diri untuk lebih fleksibel dalam menghadapi era Vulnerability, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA).
  5. Explorative: pada dasarnya manusia memiliki naluri sebagai penjelajah, banyak hal baru tercipta setelah melalui serangkaian eksplorasi. Kondisi tersebut tentunya dapat dimanfaatkan sebagai celah untuk melihat sebuah peluang.
  6. Menempatkan diri dan cepat beradaptasi dalam suatu ekosistem.

 

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie melalui klub peminatan Jurnalistik Multimedia, Media Club (MeClub) kembali menyelanggarakan acara tahunan Journalism Day 2020 pada Sabtu, 12 Desember 2020. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Journalism Day 2020 diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom dan Live pada YouTube MecTV Universitas Bakrie.

Journalism Day 2020 yang mengangkat tema ‘Dewan Pers: Menakar Independensi Media dan Kepatuhan pada Kode Etik Jurnalistik’ ini turut mengundang Arif Zulkifli, Ketua Komisi Pengaduan Masyrakat dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers, dan Laban Abraham Laisila, Pemimpin Redaksi Narasi TV sebagai narasumber.

Menurut Arif, memelihara independensi media sangatlah penting untuk menangani adanya pelanggaran kode etik. “Dewan pers harus memelihara independensi media dengan menjaga produk jurnalistiknya dengan memenuhi kaidah-kaidah jurnalis,” ujarnya.

Acara yang turut dimeriahkan oleh penyanyi Andin & Friends, IDTIGAF dan DJ ATNZL ini juga diharapkah dapat mengedukasi para mahasiswa yang tertarik dalam bidang jurnalistik mengenai berbagai tantangan, kaidah, ataupun kode etik jurnalistik.

"Universitas Bakrie mengusung metode pembelajaran experiential learning, yang memperkecil gap antara dunia akademis dan dunia industry. PT. Bakrie and Brothers mengutamakan untuk meng-hired mahasiswa-mahasiswa terbaik dari Universitas Bakrie untuk mengikuti program management trainee di perusahaan Bakrie Group."

Bobby Gafur Umar

Direktur Utama & CEO PT Bakrie & Brothers Tbk.
Testimoni Alumni Manajemen (2020)

coming up event