fbpx

Pada hari Jum’at tanggal 10 Januari 2020 Program Studi Manajemen Universitas Bakrie mengadakan Workshop mengenai Digital Marketing di MAN Insan Cendikia. Dalam Workshop tersebut, Roby dan Dini sebagai Mahasiswa dari Program Studi Manajemen Universitas Bakrie turun langsung untuk mengisi materi mengenai Digital Marketing.

Roby sebagai pengisi workshop tersebut mengatakan “workshop digital marketing kali ini menjelaskan dasar-dasar digital marketing yaitu tools - tools. Terutama sosial media Instagram. Kami mengambil contoh instagram karena akan lebih mudah dipahami. Adapun contoh untuk membangun bisnis melalui instagram hal ini banyak menarik minat siswa man cendekia untuk bertanya lebih jauh kepada kami. Kami juga memberikan praktek langsung dengan exercise membuat caption untuk di posting di instagram @manajemen.bakrie . Exercise ini menggunakan aplikasi SLI.DO dimana para siswa dituntut untuk mencari likes sebanyak banyaknya agar captionnya bisa diposting di instagram @manajemen.bakrie . Kami juga membagikan hadiah berupa tiket nonton,tiket jungle land, dan beberapa merchandise dari Universitas Bakrie lainnya”

Workshop tersebut diharapkan dapat menambah wawasan untuk siswa MAN Insan Cendikisa mengenai Digital Marketing. Workshop kali ini juga berjalan dengan menarik dan interaktif karena terdapat sesi tanya jawab dengan audiens.

Universitas Bakrie melalui Program Studi Manajemen mengadakan Pelatihan Assessment Center Assessor, sebuah program yang membantu peserta program untuk membangun keterampilan fundamental sebagai Assessment Center Assessor, mulai dari prinsip dasar penilaian kompetensi, pengenalan jenis-jenis perangkat dalam metode Assessment Center, keterampilan observasi, assessor meeting dan penulisan laporan.

Read more ...

Apa itu Design Thinking? Design Thinking merupakan proses dalam membuat ide baru dan inovatif yang dipakai untuk memecahkan masalah. “Design Thinking memiliki inti yang berpusat pada manusia (Human Centered), yang dapat mendorong organisasi melakukan inovasi melalui penciptaan produk, layanan, dan proses internal lebih baik dengan memfokuskan pada pengguna/manusia”-David M. Kelley (Stanford D.School).

Read more ...

Jakarta, 9 Februari 2019 telah dilaksanakan talkshow FazzTalk, PayFazz bersama Prodi Manajemen Universitas Bakrie bertembat di Menara Prima. Talkshow ini mengusung tema “Millennials as a Positive Energizer” – Creating innovative climate in the organization dengan menghadirkan pembicara Edo Irfandi sebagai Head of People Operation PT. PAYFAZZ Teknologi Nusantara, Duan Aditya sebagai Community & Event Lead COHIVE, juga Bapak M. Taufiq Amir, Ph.D selaku Ketua Program Studi Manajemen Universitas Bakrie.

Acara yang dihadiri peserta umum juga mahasiswa Universitas Bakrie ini diisi presentasi oleh Edo Irfandi  mengenai bagaimana Generasi Millenial yang akan memimpin pasar ekonomi dimasa depan sebesar 43% dari penduduk Indonesia, hal ini dikarenakan adanya pertumbuhan yang semakin pesat juga didukung oleh era yang semakin modern. Hal ini pun menjadi kesempatan bagi perusahaan atau organisasi untuk terus mengelola bakat-bakat generasi sekarang, karena untuk mencapai tujuan bisnis dan kebutuhan kerja yang seimbang maka diperlukan generasi yang bisa terus berinovasi, dapat berkembang, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Berdasarkan data yang dipaparkan Edo, saat ini Milenial lebih mengutamakan kerja fleksibel maka organisasi atau perusahaan harus mempertimbangkan beberapa hal seperti lebih memberikan lapangan kerja yang fleksibel, mengembangkan saluran komunikasi dan juga membuat perataan pekerjaan.

Organisasi atau perusahaan saat ini berada pada titik balik untuk dapat mengelola bakat generasi berikutnya, adanya keinginan kesuksesan bisnis di masa depan tegantung bagaimana organisasi dapat menyeimbangkan tujuan bisnis, serta memenuhi adanya perubahan kebutuhan tenaga kerja. Oleh karena itu pentingnya desain organisasi, reward, imbalan dan kepemimpinan yang diberikan kepada generasi berikutnya dapat menjadi kunci untuk kesuksesan masa depan.

Selain Edo, topik dibawakan oleh Duan selaku Event Lead COHIVE, ia menyampaikan bahwa peran milenial merupakan penggiat positif dilingkungan kerja. Duan memperkenalkan Ber.Dialogue yaitu sebuah movement untuk mewadahi diskusi tentang kehidupan, pengembangan diri & karis. Melalui Ber.Dialogue, Duan menyampaikan perjalanan bagaimana milenial dapat menjadi penggiat yang positif. Pertama, menurutnya kita harus mengerti medan perang yang akan dihadapi, menjadi +1 millenial yaitu bisa dilihat dari bagaimana kita menggunakan hardware dan software  (gadget dan aplikasi) yang kita gunakan ke publik, bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain menggunakan sofware yang kita punya – tentu akan ada hal negatif dan positif yang berhubungan dengan dunia maya tergantung bagaimana kita mengatur tiap kegunanaan dari gadget sotfware serta bagaimana kita berperilaku kepada orang lain menggunakan gadget serta software itu. Setelah menjadi milenial yang +1, perjalanan berikutnya yaitu jadilah jawaban atas dirimu sendiri, pahami gap yang ada pada dirimu dan ubah semua itu sehingga sikap dewasa dan siap terhadap masa depan bisa dihadapi dengan lebih bijak.

"Universitas Bakrie mengusung metode pembelajaran experiential learning, yang memperkecil gap antara dunia akademis dan dunia industry. PT. Bakrie and Brothers mengutamakan untuk meng-hired mahasiswa-mahasiswa terbaik dari Universitas Bakrie untuk mengikuti program management trainee di perusahaan Bakrie Group."

Bobby Gafur Umar

Direktur Utama & CEO PT Bakrie & Brothers Tbk.
Testimoni Alumni Manajemen

coming up event