fbpx

Jakarta (25/3) – Rabu, 18 Maret 2015, Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. mengunjungi kantor GenFm di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.

Pada sore itu, Ibu Sofia menjadi narasumber di acara Gen 48 bersama Sammy dan Ditta. Talkshow yang berdurasi 30 menit tersebut membahas mengenai Universitas Bakrie yang baru saja dinobatkan menjadi PTS Unggulan di Wilayah Kopertis III. Sammy dan Ditta sangat antusias ketika mengetahui bahwa narasumber pada sore itu, Ibu Sofia juga pendengar setia GenFM atau yang akrab dengan sebutan ‘sobat Gen’, beliau setiap hari mendengarkan acara Gen 48 di tengah kemacetan ibukota, sehingga acara talkshow sore itu, selain sarat dengan informasi mengenai Universitas Bakrie, berbagai cerita mengalir yang diiringi oleh canda tawa dari sang penyiar dan narasumber, membuat suasana acara talkshow tersebut menjadi lebih hidup. Ibu Sofia bercerita, di usianya yang masih muda, yaitu baru menjadi Universitas tahun 2010, Universitas Bakrie telah meraih akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan dinobatkan sebagai PTS Unggulan 2014 Tingkat Kopertis Wilayah III, bahkan salah satu dosennya, Ketua Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Ardiansyah, Ph.D meraih predikat juara pertama Dosen Berprestasi di tingkat yang sama, bahkan lima dosen Universitas Bakrie masuk dalam daftar 200 peneliti di Indonesia dengan H index tertinggi versi google scholar yang dikumpulkan oleh webometrics di tahun 2015 ini. Sammy dan Ditta juga penasaran dengan kerjasama-kerjasama luar negeri yang telah dijalin oleh Universitas Bakrie, Ibu Sofia menambahkan Universitas telah bekerja sama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Luar Negeri diantaranya adalah kerjasama dengan Aarhus University di Denmark, Tampere University of Technology (TUT) di Finland, NOVA (Northern Virginia Community College) di USA dan Chemeketa Community College di USA kerjasama tersebut menyangkut kerja sama di bidang penelitian, beasiswa serta pertukaran dosen dan mahasiswa. Ibu Sofia menambahkan, berbagai hibah dalam dan luar negeri telah diraih oleh Universitas Bakrie, salah satunya adalah hibah dari DANIDA, pemerintah Denmark dalam program “Educational Strengthening and Capacity Building of the Energy Efficient Building Sector in Indonesia “. Hibah ini merupakan kerja sama antara Universitas Bakrie, Aarhus University dan DEM (Danish Energy Management). Prestasi lain yang diperoleh adalah sebagai pemenang PEEN 2013 (Penghargaan Energi Efisien Nasional) dari Kementrian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) dan Indonesia Best School of Management 2013, tambah Ibu Sofia. Lanjutnya lagi, Universitas Bakrie telah meluluskan alumni yang berkualitas dan mampu bersaing baik di dalam negeri maupun global, sebagai contoh berdasarkan data survey yang dilakukan oleh Career Center UB, sebanyak 84.04% dari lulusan Universitas Bakrie hanya memiliki waktu tunggu 0 bulan untuk memperoleh pekerjaan, selain banyak yang telah menjadi seorang entrepreneur,  dalam waktu singkat langsung diterima bekerja di berbagai perusahaan multinasional bonafid di Indonesia,  selain itu beberapa alumninya melanjutkan S2 di luar negeri, seperti di Aarhus University, Universitas Marmara di Turki dan University of Edinburgh di Inggris. Paparan mengenai prestasi dan hasil lulusan dari Universitas Bakrie yang telah diraih oleh Universitas memang sangat menarik, bikin tambah penasaran Sammy dan Ditta mengenai metode pembelajaran apa yang diterapkan oleh Universitas Bakrie, Ibu Sofia menjelaskan metode pembelajaran di Universitas Bakrie yaitu menerapkan metode “Experiential Learning”, yaitu sebuah metode pembelajaran di mana para mahasiswa merasakan pengalaman terjun langsung di dunia korporasi dan bisnis melalui “Real Cases and Real Practices in Real Business Environment”. Para mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para Chief Executive Officer (CEO) perusahaan Kelompok Usaha Bakrie (KUB) serta para pelaku korporasi dan industri handal.

“Kami sebagai praktisi tentunya sangat mahir dalam penerapan teknologi dilapangan. Universitas Bakrie mempunyai tenaga pengajar dan peneliti yang sangat maju dalam teori, penelitian, teknologi serta penemuan baru. Hubungan antara Bakrie Group dengan Universitas Bakrie merupakan kerjasama dan kolaborasi yang saling melengkapi.”

Dicky Setiawan

Direktur Utama PT Bakrie Pangripta Loka (BPL)
Testimoni Alumni Teknik Sipil

coming up event