fbpx

Kelompok Usaha Bakrie (KUB) telah menjalin kerjasama dengan Universitas Bakrie (UB) di bidang peningkatan Human Capital. Chief Corporate Affair Officer PT. Bakrie MetalIndustries Holding, DR. Enda Marina mengatakan salah satu upayapeningkatan Human Capital, adalah dengan dibentuknya Program Kelas Khusus (PKK) yang dirintis oleh Program Studi Teknik Industri, Universitas Bakrie (UB). Program ini adalah program studi lanjut bagi karyawan Kelompok Usaha Bakrie (KUB) lulusan SMA/SMK atau Diploma 3 bidang keteknikan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan S1.

Program Kelas Khusus (PKK) Teknik Industri telah memiliki 2 angkatan yang terdiri dari: ·        Angkatan Pertama, sebanyak 34 mahasiswa yang berasal dari karyawan PT Bakrie Pipe Industries, PT Bekasi Fabrication Unit, PT Bakrie Tosanjaya, dan PT Braja Mukti Cakra. ·        Angkatan Kedua, sebanyak 45 mahasiswa yang berasal dari karyawan PT Bakrie Pipe Industries, PT Bakrie Tosanjaya,PT Bakrie Steel,dan PT Bakrie Construction.              Salah satu prestasi mahasiswa yang dapat dibanggakan dari kegiatan program perkuliahan, khususnya mahasiswa angkatan pertama, selain memahami teori Elektronika Industri, mahasiswa dapat mempraktikkan untuk pembuatan rangkaian rectifier (AC ke DC). Teknik Industri

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sesuai dengan kurikulum yang berjalan, salah satu mata kuliah yang diajarkan pada semester ketiga adalah mata kuliah “Elektronika Industri”. Mata kuliah ini selain mengenai pemahaman terhadap dasar-dasar elektronika industri, mahasiswa juga diajarkan aplikasi konsep elektronika pada dunia industri. Salah satu kegiatan dalam matakuliah ini adalah pembuatan peralatan berupa rangkaian rectifier (AC 220 V ke DC 6-12 V). Mata kuliah Elektronika Industri ini diampu oleh dosen praktisi, Bapak Ir. H. Pawenary, M.T.  yang juga merupakan salah satu pimpinan di PT. Bakrie Construction. Dari program perkuliahannya mahasiswa diberi bekal teori dasar-dasar elektronika dan komponen elektronika seperti Resistor, Induktor, Kapasitor dan Dioda serta beberapa jenis beban seperti Resistif, Induktif, dan Kapasitif selama 2 bulan. Selanjutnya pada 2 (dua) bulan kedua mahasiswa dibimbing agar mampu membuat rangkaianrectifier ( AC 220 V ke DC 6-12 V ). Mahasiswa dibagi menjadi 4 kelompok untuk pembuatan rangkaian rectifier. Alhamdulillah keempat kelompok tersebut telah berhasil merancang rangkaian  rectifier dengan baik, dengan aplikasi beban adalah Motor DC 12 Volt dan Lampu Halogen 12 Volt. Atas prestasi ini, muncul inisiatif dari mahasiswa yang diprakarsai oleh ketua angkatan yaitu sdr. Adi Supriyanto, bahwa  keempat hasil rangkaian rectifier tersebut akan disumbangkan sebagai wujud solidaritas dan kepedulian kepada adik kelas mereka. Harapanya adalah agar produk ini dapat dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi lebih baik. Prakarsa ini jelas mendapat sambutan positif dari Ketua Prodi. Teknik Industri, Bapak Ir. Gunawarman Hartono, M.Eng. dan seluruh jajaran dosen tetapnya, diantaranya Bapak Dendi Ishak Prajadhiana, MSIE., Ibu Mirsa Diah Novianti, S.T., MT., dan Bapak Tri Susanto, MT., yang selama ini menjadi tim  pengembangan Program Kelas Khusus ini. Disesuaikan dengan karakteristik mahasiswanya, program perkuliahan ini lebih mengedepankan keseimbangan antara teori dan praktik. Semoga program PKK ini dapat direspon positif oleh mahasiswa dan  memberikan manfaat khususnya untuk pengembangan Human Capital industri Kelompok Usaha Bakrie (KUB).

More News

“Kami sebagai praktisi tentunya sangat mahir dalam penerapan teknologi dilapangan. Universitas Bakrie mempunyai tenaga pengajar dan peneliti yang sangat maju dalam teori, penelitian, teknologi serta penemuan baru. Hubungan antara Bakrie Group dengan Universitas Bakrie merupakan kerjasama dan kolaborasi yang saling melengkapi.”

Dicky Setiawan

Direktur Utama PT Bakrie Pangripta Loka (BPL)
Testimoni Alumni Teknik Sipil

coming up event