fbpx

Novistiar Rustandi menjadi salah satu dosen tamu dalam acara sharing session di Program Magister Managemen (MM) Universitas Bakrie(06/11). Pembahasannya kali ini mengenai How to Use Technology to Make a Disruption yang diikuti oleh Mahasiswa Program MM UB.

Keberadaan teknologi merupakan salah satu tools yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mendapatkan peluang dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, kehadiran Novistiar Rustandi untuk memberikan sharing session mengenai penggunaan teknologi dan peluangnya dalam dunia bisnis.

Noviar Rustandy adalah Co-Founder HarukaEdu yang merupakan startup yang bergerak dalam bidang teknologi pendidikan yang memberdayakan perguruan tinggi untuk menawarkan pendidikan online atau e-learning. Selain itu, beliau merupakan Direktur di Jakarta Founder Institute yang merupakan sebuah jaringan global startups dan mentor untuk membantu pengusaha memulai perusahaan teknologi. Sehingga, dengan latar belakang tersebut diharapkan mahasiswa MM UB dapat menyerap ilmu dan pengalaman mengenai penggunaan teknologi dalam dunia bisnis. Dalam sharing session tersebut, mahasiswa MM UB diberikan tips mengenai cara memulai startup dengan tepat salah satunya adalah dengan memperluas network dan build a strong team.


Selain sharing session, melalui kegiatan ini mahasiswa MM UB juga sekaligus dapat melakukan konsultasi mengenai ide yang mereka punya untuk mengembangkan startup. Dalam sharing session ini berbagai permasalahan yang biasa terjadi juga dibahas sebagai studi kasus dalam sebuah diskusi.

Bahkan mahasiswa MM UB diberikan challenge bertema “Everyone has Idea”. Mahasiswa MM UB dibentuk menjadi berbagai kelompok untuk mendiskusikan mengenai ide startup apa yang ingin mereka buat. Selain itu, merekapun dilatih untuk melakukan presentasi dengan teknik elevator pitch yang tepat. Sehingga mahasiswa MM UB dipersiapkan dengan ide startup secara matang dan juga siap untuk melakukan presentasi dengan tepat dan efisien dengan tujuan message yang ingin disampaikan dapat tersampaikan kepada calon klien.

Hal tersebut memberikan peluang bagi mahasiswa MM UB untuk mendalami pemahaman secara real case dan juga mendapatkan sebuah konsultasi langsung dari ahlinya. Tentunya hal ini untuk menunjang kegiatan pengajaran yang dikonsepkan oleh MM UB sesuai dengan kebutuhan mahasiswa MM UB.