fbpx

Peserta Festival Basmala Semarakkan Universitas Bakrie Melalui Tahfidzul Quran

Universitas Bakrie tidak hanya menerapkan pembelajaran secara akademik, mahasiswa juga diberikan sarana untuk belajar non-akademik. Terutama dalam berorganisasi, salah satunya organisasi Basmala, merupakan wadah bagi mahasiswa yang ingin mengkaji ilmu secara kerohanian.

Basmala dalam program kerja tahunannya memiliki core event, terkenal dengan nama Festival Basmala. Melalui kegiatan ini, Ivan sebagai ketua Festival Basmala 2017 juga menyampaikan tujuan kegiatannya untuk menyebarkan syiar Islam di kampus Universitas Bakrie, tak sampai disitu kegiatan ini juga terbuka untuk umum (eksternal).

Dalam rangka acara tahunan dengan masa jabatan satu periode kepengurusan Basmala, tema kali ini mengenai “Menggapai Fase Kemenangan dalam Keberkahan” dalam artian tema ini lebih mengangkat sisi positif dari akhir zaman dan bagaimana menjadi generasi yang unggul.

Pada tahun sebelumnya tema yang diangkat "Pemuda Dan Ilmu Pengetahuan sebagai Pilar Kebangkitan Islam" yaitu lebih membahas tentang bagaimana peran anak muda dengan teknologi dan pemanfaatan teknologi secara positif.

Dari tahun ke tahun, tema yang diangkat memang disesuaikan dengan fenomena anak muda sebagai generasi. Mengingat melalui kegiatan ini, diharapkannya anak muda dapat mengembangkan dirinya di jalan yang baik, secara norma dan agama. Peserta Festival Basmala yang Hadir tiap tahunnya kian semarakkan kampus Universitas Bakrie.

Rangkaian acara ini berlangsung selama tiga hari, dengan kegiatan yang berbeda namun tetap mengangkat sesuai tema yang diangkat.

Day 1

Muslimah Day menjadi acara yang diperuntukkan bagi wanita yang ingin mengikuti sebuah kajian mengenai “Akhir Zaman”. Pembicara kredibel yang sesuai di bidangnya ini menghadirkan Shireen Sungkar dan ustadzah Erika Suryani Dewi. Pembahasannya mengenai akhir zaman dikemas dengan ringan melalui sharing session dari pengalaman pembicara. Bukan hanya sekedar membahas kondisi dunia yang akan berakhir, akan tetapi lebih kepada pembahasan mengenai hal yang berkaitan dengan bagaimana keadaan dunia saat ini, baik perilaku, sikap dan etika anak muda saat ini, serta bagaimana kita bisa menjadi generasi yang unggul di akhir zaman.

Day 2

Kompetisi tahfidzul quran diikuti sebanyak 140 peserta, terdiri siswa SMP, SMA dan mahasiswa dari berbagai kampus. Namun peserta yang hadir lebih didominasi siswa SMA. Generasi qurani ini berlomba untuk melantunkan ayat suci sebagai hafalannya. Kegiatan ini sangat disambut baik oleh peserta yang terlihat dari jumlahnya yang tiap tahun kian bertambah.

“Lomba tahfizh ini sebagai bentuk penghormatan kepada penghafal Al-Qur'an. Tidak banyak kampus swasta yang menyelenggarakan lomba ini”, tambah Ivan.

Keantusiasan peserta yang hadir dalam perlombaan ini tergambar dari keseriusan peserta dalam mengikuti perlombaan tahfidzul quran ini semakin bertamabah tiap tahunnya. Sebagian dari mereka terus mengulang hafalannya untuk memastikan kesiapannya saat peserta yang mendapatkan giliran untuk diuji dalam hafalannya.

Setelah kompetisi Tahfidzul Quran selesai, bagi peserta Tahfidzul Quran yang hadir dan peserta lainnya yang ingin mengikuti kegitan donor darah juga dipersilahkan di ruangan yang sudah disiapkan oleh pantia. Banyaknya peserta memang menggambarkan keberhasilan suatu kegiatan, begitupun dengan kegiatan Festival Basmalah ini.

Day 3

Hari terakhir, kegiatan Festival Basmalah mengadakan seminar umum yang menghadirkan David Chalik Dan Ustad Haikal Hassan sebagai narasumber. Tentunya peserta yang hadir juga tidak kalah banyak dengan hari sebelumnya.

Selama tiga hari kegiatan ini berlangsung, dalam rangkaian kegiatan Festival Basmala juga memiliki bazar yang bernama (Basmala Islamic fair). Bazar ini terbuka untuk umum dan diutamakan bagi mahasiswa UB  yang memiliki usaha.

Kegiatan ini selain memberikan motivasi dalam menambahkan keimanan seorang muslin, Basmala juga merangkul para usaha muda mahasiswa Universitas Bakrie untuk bergabung dalam menjualkan produknya. Bahkan para usaha kecil sekitar kampus juga ikut berpartisipasi untuk membuka tenant saat Festival Basmala berlangsung. 

Peserta yang hadir pada Festival Basmala tahun ini terbilang banyak sesuai dengan harapan panitia, namun tidak menutup kemungkinan di acara tahun depan akan lebih banyak lagi pesertanya.

“Alhamdulillah setiap tahun antusias peserta yang mengikuti festival Basmala terus meningkat. Berawal Dari 2013 sampai 2017 alhamdulillah selalu mengalami peningkatan, terutama dalam lomba tahfidz”, ujar Ivan Ketua Festival Basmala 2017