fbpx

Bima Event

    Bima Ormawa

      empty Bima Ormawa

      Voli

      Unit Kegiatan Mahasiswa (UKMA) Voli adalah salah satu ukma yang terdapat di Universitas Bakrie. UKMA voli...

      empty Bima Ormawa

      Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) Wicaktala

      Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) Wicaktala Universitas Bakrie merupakan salah satu Unit...

      empty Bima Ormawa

      Rohani Kristen (ROHKRIS)

      UKMA Rohkris UB merupakan sebuah unit kegiatan mahasiswa yang berorientasi dan bersifat keagamaan...

      empty Bima Ormawa

      LDK Basmala

      Lembaga Dakwah Kampus Basmala Universitas Bakrie yang kemudian disingkat menjadi LDK Basmala UB...

      empty Bima Ormawa

      English Debate Society

      EDS (English Debate Society) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKMA) di Universitas...

      empty Bima Ormawa

      Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil

      Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil merupakan organisasi Mahasiswa yang berdiri tanggal 26 Juni 2013...

      empty Bima Ormawa

      Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan

      HMTL adalah suatu ormawa yang dibuat sebagai sarana dan prasarana mahaiswa teknik lingkungan dalam...

      • Informasi Magang

      • coming up event

      Fauziyyah Ariffa, mahasiswi Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie baru saja meraih Juara 2 kategori 3-Minutes Thesis Presentation (S1) dalam kegiatan ITS Technovation Festival. Pengumuman Pemenang dipublikasikan melalui media sosial Instagram @its_lustrum12 pada Selasa, 3 November 2020 lalu.

      Awalnya, ia mengikuti kegiatan tersebut berdasarkan rekomendasi dan dukungan dari Dosen ITP Universitas Bakrie, yakni Ardiansyah, Ph.D.

      Topik yang Fauziyyah angkat untuk mengikuti perlombaan tersebut berasal dari tugas akhir yang ia buat, yaitu analisis senyawa non-volatil pada bekatul Inpari 30 dan Cempo Ireng dengan fermentasi dan tanpa fermentasi. Produksi padi di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 59,60 juta ton gabah kering giling dan 5-8% nya adalah bekatul yang merupakan hasil samping dari penggilingan padi.

      Bekatul sendiri dikenal sebagai limbah dan umumnya digunakan sebagai bahan pakan atau kosmetik, padahal bekatul mengandung berbagai komponen bioaktif bagi tubuh. Hasil dari senyawa-senyawa pada bekatul memiliki manfaat bagi tubuh manusia, seperti meningkatkan sistem imun, sistem peredaran darah, sistem pencernaan, berpengaruh pada sintesis hormon, kemopreventif dan bertindak sebagai anti diabetes. Selain itu, bekatul dengan fermentasi menghasilkan senyawa-senyawa baru yang juga memiliki dampak positif bagi tubuh manusia.

      Tentunya pengalaman yang Fauziyyah dapatkan dari kegiatan ini sangatlah berkesan. Ia senang dapat menyampaikan ilmu baru kepada masyarakat.

      “Hal yang paling berkesan adalah dimana saya dapat menyampaikan ilmu baru kepada masyarakat mengenai senyawa-senyawa non-volatil yang ada pada bekatul dan manfaat senyawa-senyawa tersebut bagi manusia, sehingga meningkatkan kesadaran bahwa bekatul bukanlah limbah tetapi bahan yang berfaedah. Sehingga dikemudian hari pemanfaatan bekatul sebagai bahan pangan lebih banyak diproduksi dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

      Ia juga berpesan kepada teman-teman untuk terus berpikir positif dan jangan pernah takut untuk mengikuti berbagai perlombaan, menang dan kalah bukanlah tujuan, tetapi bagaimana kita bisa membuat suatu karya atau berkontribusi dalam bidang pengetahuan dengan menyampaikan ilmu baru kepada masyarakat.

      • Informasi Magang

      • coming up event