fbpx

UB's WEEK 2019

Day 1

UB’s Week 2019 dilaksanakan dua hari yaitu pada tanggal 11-12 September 2019 di Oval Epicentrum. Pada hari pertama, acara ini dibuka oleh Rektor Universitas Bakrie yaitu Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana M.Sc, Ph.D dengan dilanjutkan menyematkan almamater kepada perwakilan mahasiswa baru bernama Jessica Morla (FEIS) dan Figo Timoti Nelwan (FTIK) oleh Ibu Nirwan Bakrie selaku Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie.

 

Dilanjutkan dengan adanya pembekalan materi sesi motivator oleh Alamanda Shantika Santoso yang sharing pengalaman hidupnya dari nol hingga berhasil menjadi Co-Founder Binar Academy dan sukses membuat aplikasi gojek.

Materi kedua yaitu Etika dan Personal Branding yang disampaikan oleh Dr. Vivid. F. Argarini. Beliau menyatakan bahwa personal branding adalah hal yang sangat penting bagi kita semua karena melalui personal branding kita bisa menentukan bagaimana kita dihadapan orang lain, seperti apa kita dikenal orang lain.

Pada materi ketiga oleh Bapak Drs. IW Eka Sundawan, M.Si selaku perwakilan dari Kementerian Pertahanan sebagai salah satu pembicara yang mengangkat topik tentang “Membangun Wawasan Kebangsaan melalui Pembinaan Kesadaran Bela Negara” dengan mendukung nilai UB’s Week 2019 poin ke empat yaitu Nasionalisme.

Dilanjutkan oleh alumni Universitas Bakrie sendiri yaitu Wandha Dwiutari sebagai pembicara dalam sharing session Alumni yang menyampaikan topik Bijak dalam Bersosial Media. Dan pembekalan materi terakhir ditutup oleh bapak Joko Purnomo S.KOM, M.M, M.Si. yang membawa materi tentang “Mahasiswa dan Penanggulangan Permasalahan Narkoba” dengan mengajak mahasiswa baru untuk menghindari penggunaan narkotika.

Setelah adanya pembekalan materi Bela Negara, seluruh peserta UB’s Week 2019 ditantang untuk membuat video kreatif degan tema “Bela Negara” versi diri sendiri yang telah dilakukan. Tugas ini sebagai bentuk melatih kreatifitas mahasiswa baru serta mengajak untuk memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi pada setiap individunya.

Day 2

Seluruh peserta UB’s Week 2019 pada hari kedua diawali dengan sarapan bersama di depan kampus Universitas Bakrie lalu dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dan berdoa sebagai bentuk belasungkawa untuk kepergian mantan presiden ke-3 yaitu BJ Habibie yang sangat berjasa pada negara Indonesia ini. UB’s Week tahun ini juga melaksanakan kegiatan konfigurasi di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro dengan dilaksanakan oleh 540 mahasiswa baru yang membentuk logo Universitas Bakrie, FEIS (Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial) dan FTIK (Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer) dengan diakhiri membentuk konfigurasi bendera merah putih sebagai bentuk nasionalisme dan cinta tanah air.

Games yang bernama Prodi Street dibuat sedemikian rupa oleh panitia UB’s Week 2019 yang memiliki manfaat untuk mengenalkan seluruh program studi yang ada kepada mahasiswa baru. Setiap games tentunya mempresentasikan tentang program studi yang ada, terdapat 5 pos pada Prodi Street yaitu Speak UP (Ilmu Komunikasi dan Ilmu Politik), Ask Me (Akuntansi dan Manajemen), Step by step (Sistem Informasi dan Teknik Informatika), Create It (Teknologi Pangan dan Teknik Industri), Eco’s Sketch (Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, setelah perkenalan Unit Kegiatan Mahasiswa dan Organisasi Mahasiswa UB’s Week 2019 memiliki acara bernama RUMAH (Rubah Mahasiswa) dengan mengajak perwakilan mahasiswa yang memiliki bakat membawakan sebuah puisi ciptaan Najwa Sihab yang berjudul “Catatan Untuk Mahasiswa” dibawakan begitu khikmat. Dilanjutkan oleh seluruh panitia menyatu ke dalam barisan mahasiswa baru dengan bersama-sama bergandeng tangan dan menyanyikan lagu Darah Juang lalu membaca Sumpah Pemuda. Momen RUMAH ini diadakan sebagai bentuk penerimaan mahasiswa baru oleh mahasiswa yang lama.

Sesi khikmat ini dilanjutkan dengan pelepasan name tag dari perwakilan mahasiswa oleh Wakil Rektor Universitas Bakrie yaitu Achmad Reza Widjaja, SE, MS, Ph.D. Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa baru yang telah melaksanakan tugas twibbon dan video pada media sosial yang kreatif mendapatkan hadiah di acara UB’s Week 2019. Acara terakhir ditutup dengan meriah flash mob bersama seluruh peserta dan juga panitia UB’s Week 2019.

Sharing Session dengan Narasumber

Motivator

Sesi motivator disampaikan oleh Alamanda Shantika Santoso yang sharing pengalaman hidupnya dari nol hingga berhasil menjadi Co-Founder Binar Academy dan sukses membuat aplikasi gojek.

Etika dan Personal Branding

Materi Etika dan Personal Branding dibawakan oleh ibu Dr. Vivid. F. Argarini. Beliau menyatakan bahwa personal branding adalah hal yang sangat penting bagi kita semua karena melalui personal branding kita bisa menentukan bagaimana kita dihadapan orang lain, seperti apa kita dikenal orang lain. Beliau juga menambahkan bahwa personal branding merupakan kunci utama untuk persaingan di dunia kerja. Kita dapat memulai dengan langkah kecil seperti mengisi SWOT, memperkaya portofolio dengan pengalaman berorganisasi. Dan yang terakhir ibu Dr. Vivid. F. Argarini juga menambahkan menjadi diri sendiri itu sangat penting dan biarkan google menjadi portofolio onlinemu dengan karya karya yang kamu buat dan bermanfaat bagi banyak orang.

Bela Negara

Rangkaian acara UB’s Week 2019 hari pertama turut dihadirkan oleh Bapak Drs. IW Eka Sundawan, M.Si selaku perwakilan dari kementerian pertahanan sebagai salah satu pembicara yang mengangkat topik tentang “Membangun wawasan kebangsaan melalui pembinaan kesadaran Bela Negara”. Bapak Eka Sundawan menyampaikan bagaimana pentingnya peran para pemuda masa kini dalam membela negara. Dikaitkan pula dengan kondisi saat ini dimana ancaman yang terjadi tidak karna faktor militer yang mengharuskan bela negara dengan angkat senjata, melainkan faktor nirmiliter dengan “ancaman” melalui teknologi dan mindset para generasi muda. Bapak Eka Sundawan juga menyampaikan bahwa membela negara tujuannya adalah bagaimana negara akan tetap ada melalui ideologi nya. Materi ini sesuai dengan value ke-empat UB’s Week 2019 yaitu IRON (Initiative, Responsibility, Optimism, Nationalism) lebih tepatnya pada Nationalism. Mahasiswa dianjurkan memiliki paham kebangsaan dengan kesadaran dan semangat cinta tanah air yang ditunjukan melalui sikap dan tingkah laku individua tau masyarakat.

Alumni Session

Acara ini juga dihadirkan oleh alumni Universitas Bakrie sendiri yaitu Wandha Dwi Utari sebagai pembicara dalam Alumni Session yang menyampaikan topik Bijak dalam Bersosial Media. Dikesempatan kali ini, Wandha berbicara tentang bagaimana pengaruh media sosial kepada kehidupannya sebagai news anchor di salah satu TV swasta serta menganjurkan kepada para mahasiswa baru dalam penggunaan media social yang positif untuk pengembangan diri dan membangun networking.

Napza (BNN)

Joko Purnomo S.KOM, M.M, M.Si. membawa materi tentang “Mahasiswa dan Penanggulangan Permasalahan Narkoba”. Bapak Joko mengatakan bahwa permasalahan narkotika di Indonesia merupakan masalah kita bersama. Indonesia adalah pangsa narkoba yang sangat besar, khususnya menargetkan kaum remaja. Maka dari itu penting untuk dibicarakan pada mahasiswa, salah satu caranya adalah dengan melibatkan mahasiswa baru pada pengetahuan dan pemahaman, serta membuat program pencegahan penyalahgunaan pemberantasan dan peredaran narkotika. Disampaikan juga banyak kerugian-kerugian yang ada pada orang yang menggunakan narkoba sebagai bentuk membuat seluruh anak remaja terutama mahasiswa baru untuk menghindari pemakaian narkoba.