U-Bakrie's Talk: Anti Radikalisme, Antikorupsi, Antinarkoba

Jakarta (16/09/20) - Hari ketiga U-Bakrie's Week 2020 bertemakan 'U-Bakrie's Talk: Anti Radikalisme, Antikorupsi, Antinarkoba' telah berlangsung. Tema yang bertajuk peran mahasiswa sebagai warga negara Indonesia menjadi pembahasan penting.

 

Aditya Batara Gunawan, S.Sos., M.Litt., Dosen Program Studi Ilmu Politik Universitas Bakrie mengungkapkan bahwa wawasan kebangsaan adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia terhadap dirinya sendiri.

Pada kesempatan tersebut, beliau memberikan materi mengenai Kebangsaan dan Anti Radikalisme. Ia that is to be 'Manusia Indonesia' yaitu hormati, jaga, dan rawat keberagaman manusia Indonesia, sebab masa depan negeri ini ada ditangan kita, khususnya generasi penerus bangsa.

Kemudian Insan Harapan Harahap, S.Sos., M.AP., Program Studi Ilmu Politik memberikan materi mengenai 'Peran Mahasiswa dalam Upaya Pencegahan Korupsi'. Beliau mengungkapkan bahwa Mahasiswa merupakan bagian dari pelopor kemerdekaan dan pelopor reformasi.

Insan juga mengatakan bahwa tantangan korupsi saat ini semakin merajalela dan mahasiswalah penggerak anti korupsi di negeri ini.

“Korupsi saat ini sangat merajalela, sehingga dengan segala atribut yang dimiliki, mahasiswa harus tampil menjadi penggerak motor korupsi. Dengan optimisme masa depan yang lebih baik, mahasiswa harus bulatkan niat dan niat untuk berperilaku anti korupsi dimulai dari diri sendiri, ”ujar Insan.

Selanjutnya, Rustam Fauzi, SE, M. Ak., Manajer Inkubator Bisnis Universitas Bakrie menjelaskan materi tentang 'Membangun Generasi Bersih Narkoba Melalui Gerakan Mahasiswa'.

Rustam mengedukasi mahasiswa baru mengenai bahaya narkoba, dan beliau juga berpesan bahwa Agama apapun tidak ada yang mengharapkan umat-Nya untuk merusak dirinya sendiri, maka jauhilah narkoba.

 

Pembicaraan U-Bakrie: "Etika Secara Daring Maupun Langsung di Lingkungan Kampus"

Pada sesi selanjutnya pada acara U-Bakrie's Week 2020 dihari ketiga ini, mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 diberikan materi mengenai "Etika Secara Khusus Daring Maupun Langsung di Lingkungan Kampus" yang disajikan oleh beberapa Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie.

Dr. Aryo S. Eddyono, M.Si., Kabiro Kemahasiswaan dan Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie mengedukasi mengenai etika di lingkungan kampus, di antaranya adalah etika berbusana, tata tertib menjadi mahasiswa Universitas Bakrie dan etika berperilaku, seperti tidak boleh merokok dan tidak bullying .

Selanjutnya adalah Dr. Prima Mulyasari A., S.Sos., M.Si., Kepala Biro Komunikasi Strategis dan Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie menjelaskan tentang etika komunikasi di media sosial. Mahasiswa harus menjaga nama baik dirinya sendiri, karena jejak digital tidak akan pernah bisa hilang dan dapat menjadi boomerang untuk diri kita sendiri. Beliau juga mengedukasi bagaimana caranya menggunakan media sosial dengan bijak.

Pada sesi terakhir, Mirana Hanathasia, S.Sos., MMediaPrac., Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie membahasa mengenai 'Komunikasi Asyik di Universitas Bakrie'. Menyatakan bahwa alasan perlunya belajar komunikasi dengan baik-baiklah untuk meghasilkan yang efektif ..

Komunikasi yang baik komunikasi yang menghasilkan komunikasi efektif, komunikasi yang juga dilaksanakan oleh lawan bicara, ”ujarnya.