fbpx

THE PRESIDENTIAL SPEAKER SERIES " DINAMIKA KOMUNIKASI LEMBAGA KEPRESIDENAN RI TAHUN 2009-2014"

Program Studi Ilmu Politik Universitas Bakrie telah menyelenggarakan Webinar yang bertemakan The Presidential Speaker Series “Dinamika Komunikasi Lembaga Kepresidenan RI Tahun 2009-2014" pada Kamis, 10 Desember 2020 lalu melalui aplikasi Zoom dan Live pada YouTube Universitas Bakrie.

Webinar yang dibuka oleh Muhammad Tri Andika Kurniawan, S.Sos, M.A., selaku Wakil Rektor II, dan Ketua Program Studi Ilmu Politik Universitas Bakrie, Aditya Batara Gunawan, S.Sos, M.Litt. Kegiatan yang dipandu oleh Moderator M. Badaruddin, S. Sos., M.Sc.,M.A., Dosen Prodi Ilmu Politik Universitas Bakrie ini turut mengundang Julian Aldrin Pasha, Ph. D., Juru Bicara Kepresidenan RI Tahun 2009-2014 sebagai narasumber.

Kegiatan ini membahas mengenai nomenclature of spokesperson terkait juru bicara kepresidenan. Juru bicara presiden adalah pejabat yang ditunjuk oleh Presiden dan memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan berbagai komentar resmi atas nama Presiden.

Menurut Bapak Julian, seorang juru bicara Presiden memiliki posisi yang sangat tinggi (high ranks positions and appointed) dan sangat melekat oleh Presiden. Berbeda dengan Humas, seorang Juru Bicara Presiden memiliki akses lebih untuk dapat memutuskan, memerintahkan sesuatu dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Kalau seorang juru bicara tidak memilki akses yang cukup untuk meminta atau memerintahkan sesuatu untuk disupport, hal itu akan menjadikan pemandangan yang tidak lengkap, karena ini bukan bermain drama di depan kamera, tetapi lebih kepada kesiapan yang dimiliki oleh seorang juru bicara,” jelasnya.