(9/10)- Universitas Bakrie tahun ini meluluskan 395 wisudawan yang siap bersaing di era industri 4.0, lulusan tersebut telah dipersiapkan untuk persaingan ditingkat global, sebagaimana disebutkan dalam pidato Rektor Universitas Bakrie Sofia W. Alisjahbana pada Wisuda ke-VIII di Sasana Kriya, TMII (9/10).

Universitas Bakrie memiliki visi “A globally recognized university through engagement with industries and experiential learning methods.” ujar Rektor. Dengan visi ini, Universitas Bakrie berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas, berbasiskan experiential learning, yang didukung oleh kemapanan sektor Industri Kelompok Usaha Bakrie. 

Keunggulan Universitas Bakrie juga tercermin melalui jalinan kerja- sama global yang telah dibangun. Saat ini, Universitas Bakrie telah bekerja sama dengan institusi di luar negeri dalam bidang penelitian, beasiswa, serta pertukaran dosen dan mahasiswa. Beberapa institusi luar negeri tersebut antara lain Aarhus University, Denmark; Tohoku University, Nihon University, University Teknologi Mara, Universiti Utara Malaysia, University Thun Hussein Onn Malaysia serta Kedutaan Besar Negara Sahabat yang berada di Jakarta. Kerja sama tersebut telah dituangkan secara nyata melalui program pertukaran mahasiswa (students exchange) Universitas Bakrie ke Universitas Utara Malaysia (UUM), Tohoku University, serta Nihon University di Jepang,  melalui program Japan Science and Technology Agency (JST) dalam Sakura Science program.

Tahun ini lulusan terbaik untuk Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS) diraih oleh Dedy dari program studi Akuntansi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.89 predikat Cum Laude dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) diraih oleh Safira Alisha Aqista dari Program Studi Informatika dengan IPK 3.9 predikat Cum Laude.

Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie Ike Nirwan Bakrie dalam sambutannya menegaskan "Universitas Bakrie berkomitmen untuk menyelanggarakan pendidikan yang berkualitas, didukung oleh kemapanan sektor industri grup Bakrie", sementara Direktur Akademik Ditjen Dikti Dr. Ir. Illah Sailah, MS mengungkap keberhasilan Universitas Bakrie menjadi satu-satunya PTS di wilayah LLDikti III yang mendapatkan hibah di atas 2 M untuk penelitian, menegaskan Universitas Bakrie sebagai research based university.

Wisuda kali ini mengundang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Yohana Yembise sebagai orator yang diwakili oleh Deputi Partisipasi Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan Dra. Maydian Werdiastuti, M.Si yang dalam orasinya mengatakan meluluskan mahasiswanya merupakan bentuk tanggung jawab Universitas Bakrie kepada bangsa dan negara, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat"

Acara yang tidak kalah pentingnya dalam Wisuda VIII kali ini adalah penyerahan beasiswa dari Grup Bakrie dan para donatur secara simbolis kepada mahasiswa aktif berprestasi Universitas Bakrie berupa beasiswa penuh hingga lulus, yang diwakili oleh Bapak Chezy Setianto selaku Perwakilan Keluarga Ir.H.KPH Moerwanto Martonegoro kepada mahasiswa berprestasi Teknik Sipil Ali Syahab, Bapak Dicky Setiawan selaku Direktur Utama PT. Bakrie Pangripta Loka yang menyerahkan beasiswa kepada Muhammad Ichlasul Amal Bakhri, mahasiswa berprestasi dari program studi Manajemen, dan Bapak Andre Makalam yang diwakili oleh Bapak Agus Susilo selaku Direktur PT. Permata Sakti Mandiri kepada Shofiyah Hady, perwakilan dari program studi Akuntansi.