Kamis, 12 Desember 2013 lalu, Steffen Peterson, salah satu anggota tim Aarhus University yang berkunjung ke Universitas Bakrie dalam kerjasama "Educational Strengthening and Capacity Building of The Energy Efficient Building Sector in Indonesia" berkesempatan untuk memberikan workshop mengenai Problem Based Learning.

Apa itu Problem Based Learning (PBL)? PBL merupakan suatu metode pembelajaran berpusat pada siswa (student centered) dimana siswa belajar tentang suatu materi melalui pengalaman dalam memecahkan masalah terkait materi tersebut. Siswa belajar merencanakan strategi sekaligus memperoleh pengetahuan. Metode ini awalnya berasal dari sekolah kedokteran, namun kemudian dipergunakan luas oleh sekolah dengan bidang yang lain. Di dalam workshop ini, dosen diajak untuk merasakan secara langsung metode pembelajaran berdasarkan permasalahan yang nyata. Di awal workshop, Steffen mencontohkan beberapa jenis tipe siswa dalam belajar (http://www.daimi.au.dk/~brabrand/short-film/). Tipe siswa yang berbeda-beda, baik dalam tujuan belajar dan tingkat pemahaman, tentu memerlukan metode penyampaian materi yang mempertimbangkan karakter yang berbeda tersebut. PBL dilakukan untuk menjembatani permasalahan dalam menyampaikan materi terutama bagi siswa yang mempunyai kecenderungan untuk berlaku pasif di dalam kelas. Bagaimana untuk memancing siswa yang tidak terlalu suka belajar dan memiliki pemahaman yang dangkal akan suatu materi untuk tertarik dengan apa yang dosen jelaskan? Di dalam workshop ini, dosen dari berbagai program studi di UB diberi penjelasan dan kesempatan untuk mendesain suatu deep question yang mencakup prinsip utama mengenai materi yang diajarkan di kelas dan diharapkan dapat menggali antusiasme mahasiswa untuk aktif di dalam kelas. Para dosen berlomba-lomba untuk mencari apakah deep question dari mata kuliah yang mereka pegang saat itu dan membandingkan dari beberapa dosen, manakah pertanyaan yang dirasa paling "dalam" dan dapat membuat para siswa mengetahui overview dari materi yang dipelajari. Seru sekali, ya! Workshop dari Steffen sangat menyenangkan, dan membuat kita semua, para dosen, jadi berpikir ulang oleh pertanyaan yang diajukan Steffan sebelum workshop berakhir: kapan anda tau siswa anda sudah mengerti apa yang anda jelaskan? Saatnya evaluasi! :)