Universitas Bakrie Siap Usung Perubahan Kurikulum di Era Industri 4.0

Bandung (3/8)- "Pendidikan di era industri 4.0 pendekatannya tidak ada lagi teaching tetapi leading yaitu dengan menggali potensi mahasiswa menjadi lulusan yang bermanfaat" ujar Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia W Alisjahbana, M.Sc., Ph.D. pada saat menjadi moderator di acara Forum Rektor Indonesia (FRI) 2018 di ITB, Bandung.

Salah satu kegiatan FRI 2018 adalah memberikan rekomendasi kepada para pemangku kepentingan. Rekomendasi yang diberikan oleh FRI didasarkan atas focus group discussion atau (FGD) yang dilakukan melalui pokja.

FGD yang dibagi menjadi tiga sesi ini menampilkan 3 nara sumber yaitu Prof Joni Hermana (Rektor ITS) Prof Paulina Panen (Kemenristek DIKTI) dan Prof Barmawi Iskandar (Wakil Rektor Bidang Akademik ITB) dan dimoderatori oleh Rektor Universitas Bakrie.

Dengan mengusung tema Pendidikan Tinggi di Era Teknologi Digital dan Disruptif, pokja kali ini menghasilkan beberapa hal penting yang meliputi kurikulum di Perguruan Tinggi yang perlu disesuaikan dengan perkembangan jaman, pendidikan tinggi harus berfokus kepada outcome dengan pendekatan multi disiplin, inovasi di bidang entrepreneurship yang mencakup hilirisasi unit bisnis dan internasionalisasi.

Agar Indonesia dapat melaksanakan indonesia 4.0 maka diperlukan readiness index 4.0 dan harus dilakukan dalam 3 tahap yaitu kurikulum, laboratorium yang disesuaikan dengan konteks industri dan student club.