Kompetensi Lulusan Prodi ITP

Kimia dan Analisis Pangan

Mampu menjelaskan reaksi-reaksi kimia pada bahan pangan, termasuk pengendali reaksi tersebut dalam kaitan dengan mutu pangan. Memiliki keterampilan dalam melakukan berbagai teknik analisis kimia dasar dan terapan pada bahan pangan dan mampu memilih teknik analisis pangan yang sesuai dengan karakteristik bahan dan kebutuhannya.

Kompetensi Lulusan Prodi ITP

Mikrobiologi dan Keamanan Pangan

Mampu mengidentifikasi mikroba patogen dan penyebab kerusakan pangan serta kondisi pertumbuhannya, mampu menjelaskan faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan mikroba, mengidentifikasi kondisi untuk menginaktivasi dan membunuh mikroba pembusuk dan patogen, mengerti mengenai prinsip-prinsip pengawetan dan pengolahan pangan dengan proses fermentasi dan memiliki keterampilan dalam melakukan teknik analisis mikrobiologi dalam bahan pangan.

Kompetensi Lulusan Prodi ITP

Rekayasa dan Proses Pengolahan Pangan

Mampu menjelaskan karakteristik bahan baku, ingredien, dan bahan tambahan pangan. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan unit operasi dan peralatan proses yang sesuai dalam proses pengolahan pangan dan menjelaskan prinsip dan teknik penanganan dan pengolahan pangan, serta pengaruh parameter proses terhadap mutu, keamanan dan umur simpan produk pangan. Mampu menganalisis mutu pangan dengan metode evaluasi sensori terkini

Kompetensi Lulusan Prodi ITP

Biokimia Pangan, Gizi, dan Kesehatan

Menjelaskan proses biokimia, konsep dasar ilmu gizi, pangan fungsional, serta hubungan antara konsumsi pangan dengan status gizi/kesehatan. Menjelaskan perubahan zat gizi selama pengolahan dan penyimpanan (from farm to table). Mampu menjelaskan teknik-teknik laboratorium yang diaplikasikan dalam biokimia dan evaluasi nilai biologis pangan.

Kompetensi Lulusan Prodi ITP

Technopreneur di Bidang Pangan

Memiliki jiwa kepemimpinan dan mengelola organisasi yang baik. Melakukan kemandirian usaha, memahami konsep bisnis, menguasai komunikasi dalam dunia bisnis, membuat inovasi di bidang pangan dan mengaplikasikan inovasi pangan dan menjadikannya sebuah bisnis/usaha.

Laboratorium Evaluasi Sensori Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie.

Sejalan dengan visi dan misi Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) Universitas Bakrie, yaitu menjadi program studi yang berwawasan global dan menghasilkan sarjana yang berjiwa technopreneur dengan keahlian pada bidang ilmu dan teknologi pangan dengan mendidik mahasiswa unggulan dari seluruh nusantara melalui penelitian unggulan dan inovatif untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang ilmu dan teknologi pangan bertaraf internasional. Prodi ITP Universitas Bakrie telah memiliki laboratorium evaluasi sensori.

Laboratorium ini telah dilengkapi dengan peralatan-peralatan yang dapat menunjang proses perkuliahan, praktikum dan penelitian mahasiswa dan dosen, beberapa praktikum yang dapat diselenggarakan pada laboratorium ini mencakup:

  1. Evaluasi Sensori
  2. Perilaku Konsumen; dan
  3. Pengembangan Produk

Selain itu, laboratorium ini juga dilengkapi dengan sepuluh bilik uji (booth) ,dapur persiapan, ruang diskusi dan ruang focus group discussion , komputer dan software analysist (XLstat Sensory). Selain itu Lab Evaluasi Sensori juga dilengkapi dengan peralatan pendukung uji sensori seperti glassware dan prosedur standard pengujian.

Dengan sarana dan prasarana yang memadai akan mendukung pelaksanaan proses belajar mengajar, khususnya dalam melayani mahasiswa untuk melakukan praktikum dan penelitian sehingga dapat meningkatkan ketrampilan motorik (psikomotorik) para mahasiswa selama menempuh pendidikan di Prodi ITP Universitas Bakrie. 

.

 

Ilmu dan Teknologi Pangan merupakan sains terapan dan bidang ilmu inter-disiplin yang terkonsentrasi pada komoditas pangan. Empat fondasi pokok terdiri dari kimia pangan, mikrobiologi dan keamanan pangan, biokimia pangan dan gizi, serta rekayasa dan pengolahan pangan, serta diperkaya dengan pengetahuan komunikasi, manajemen, dan bisnis.

Industri Pangan di Indonesia merupakan salah satu sektor penting yang mengalami pertumbuhan relatif tinggi, bahkan di masa krisis. Selain pertumbuhan secara kuantitatif, Industri Pangan juga mengalami perkembangan horizontal dengan semakin banyaknya jenis atau keragaman pangan, dan perkembangan vertikal berupa bahan bahan tambahan, penolong dan ingredien pangan. Perkembangan Industri Pangan disertai kemajuan ilmu dan teknologi pangan yang semakin pesat, membutuhkan sarjana teknologi pangan yang memiliki dasar pengetahuan ilmu dan teknologi pangan yang unggul dengan jiwa entrepreneur, yaitu kreatif, inovatif, dan berani mengambil resiko, yang mampu bekerja secara teamwork memajukan/mengembangkan industri pangan.

Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Bakrie membuka program pendidikan tingkat sarjana (S1)  untuk menghasilkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan pada sektor sektor yang telah dijelaskan diatas. Kurikulum ilmu dan teknologi pangan diperkaya dengan pengetahuan manajemen dan bisnis, dan kesempatan magang di perusahaan besar atau usaha kecil-menengah. Lulusan Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Bakrie dibekali wawasan dan pengetahuan ilmu dan teknologi pangan sehingga memiliki kesempatan yang luas untuk bekerja pada industri pangan, ritel, kuliner, katering, restoran dan perhotelan baik dalam skala industri kecil-menengah maupun industri besar. Bidang cakupan kerjanya meliputi penanganan dan pengawetan bahan mentah, penilaian kualitas dan keamanan, pemasakan dan pengolahan yang optimal, penilaian sensori dan penerimaan konsumen. Selain itu lulusan juga dibekali dengan semangat entrepreneur dan memiliki wawasan untuk mengembangkan usaha secara mandiri.