fbpx
Laboratorium Cisco

Laboratorium Cisco

About Informatika Universitas Bakrie

About Informatika Universitas Bakrie

World of Gaming: How to Become a Professional Gamer

World of Gaming: How to Become a Professional Gamer

IoT, PELUANG DAN TANTANGAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0, DAN KESIAPAN PERGURUAN TINGGI

IoT, PELUANG DAN TANTANGAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0, DAN KESIAPAN PERGURUAN TINGGI

Multimedia Interaktif Program Studi Informatika Universitas Bakrie

[Berita Prodi] Informatika

Program Studi Informatika Universitas Bakrie

secara simultan dan berkesinambungan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran; Penelitian dan Pengembangan; dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Download Brosur

VARIASI KURIKULUM PROGRAM STUDI INFORMATIKA

Read More
KURIKULUM

Media dan Data Informatika

Media dan data Informatika merupakan data multimedia, istilah multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia informatika.

Read More
KURIKULUM

Jaringan Informatika

Jaringan Informatika atau kita sebut komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).

Read More
KURIKULUM

Mobile Informatics

Mobile informatics yang kita sebut Informatika bergerak adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi, adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi.

Read More

Jakarta, 9 Februari 2019 telah dilaksanakan talkshow FazzTalk, PayFazz bersama Prodi Manajemen Universitas Bakrie bertembat di Menara Prima. Talkshow ini mengusung tema “Millennials as a Positive Energizer” – Creating innovative climate in the organization dengan menghadirkan pembicara Edo Irfandi sebagai Head of People Operation PT. PAYFAZZ Teknologi Nusantara, Duan Aditya sebagai Community & Event Lead COHIVE, juga Bapak M. Taufiq Amir, Ph.D selaku Ketua Program Studi Manajemen Universitas Bakrie.

Acara yang dihadiri peserta umum juga mahasiswa Universitas Bakrie ini diisi presentasi oleh Edo Irfandi  mengenai bagaimana Generasi Millenial yang akan memimpin pasar ekonomi dimasa depan sebesar 43% dari penduduk Indonesia, hal ini dikarenakan adanya pertumbuhan yang semakin pesat juga didukung oleh era yang semakin modern. Hal ini pun menjadi kesempatan bagi perusahaan atau organisasi untuk terus mengelola bakat-bakat generasi sekarang, karena untuk mencapai tujuan bisnis dan kebutuhan kerja yang seimbang maka diperlukan generasi yang bisa terus berinovasi, dapat berkembang, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Berdasarkan data yang dipaparkan Edo, saat ini Milenial lebih mengutamakan kerja fleksibel maka organisasi atau perusahaan harus mempertimbangkan beberapa hal seperti lebih memberikan lapangan kerja yang fleksibel, mengembangkan saluran komunikasi dan juga membuat perataan pekerjaan.

Organisasi atau perusahaan saat ini berada pada titik balik untuk dapat mengelola bakat generasi berikutnya, adanya keinginan kesuksesan bisnis di masa depan tegantung bagaimana organisasi dapat menyeimbangkan tujuan bisnis, serta memenuhi adanya perubahan kebutuhan tenaga kerja. Oleh karena itu pentingnya desain organisasi, reward, imbalan dan kepemimpinan yang diberikan kepada generasi berikutnya dapat menjadi kunci untuk kesuksesan masa depan.

Selain Edo, topik dibawakan oleh Duan selaku Event Lead COHIVE, ia menyampaikan bahwa peran milenial merupakan penggiat positif dilingkungan kerja. Duan memperkenalkan Ber.Dialogue yaitu sebuah movement untuk mewadahi diskusi tentang kehidupan, pengembangan diri & karis. Melalui Ber.Dialogue, Duan menyampaikan perjalanan bagaimana milenial dapat menjadi penggiat yang positif. Pertama, menurutnya kita harus mengerti medan perang yang akan dihadapi, menjadi +1 millenial yaitu bisa dilihat dari bagaimana kita menggunakan hardware dan software  (gadget dan aplikasi) yang kita gunakan ke publik, bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain menggunakan sofware yang kita punya – tentu akan ada hal negatif dan positif yang berhubungan dengan dunia maya tergantung bagaimana kita mengatur tiap kegunanaan dari gadget sotfware serta bagaimana kita berperilaku kepada orang lain menggunakan gadget serta software itu. Setelah menjadi milenial yang +1, perjalanan berikutnya yaitu jadilah jawaban atas dirimu sendiri, pahami gap yang ada pada dirimu dan ubah semua itu sehingga sikap dewasa dan siap terhadap masa depan bisa dihadapi dengan lebih bijak.

"Pilar intelektual yaitu bagaimana seseorang memiliki ilmu pengetahuan sehingga ilmu yang digunakan tidak hanya dipahami tetapi juga bermanfaat, dalam hal ini penerapan informasi teknologi yang dapat digunakan oleh masyarakat luas."

Irwan Sjarkawi

Presiden Komisaris PT Bakrie & Brothers Tbk
Testimoni Alumni Informatika

coming up event