fbpx

Setelah kembali mendapat Akreditasi A, prestasi lain yang juga didapat oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (Prodi Ilkom Bakrie) yaitu Journal Communication Spectrum (JCS), salah satu jurnal ilmiah yang dikelola Ilkom Bakrie) mendapat accepted untuk diindeks secara berkala di pengindeks internasional DOAJ JCS (Directory of Open Access Journals). Prestasi membanggakan ini diterima pada 9 Mei 2020 lalu.

  

DOAJ diluncurkan pada 2003 di Lund University, Swedia, dengan 300 jurnal akses terbuka. Kini, database independen ini berisi 12.000 jurnal bereputasi dari seluruh dunia yang mencakup semua bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kedokteran, ilmu sosial dan humaniora, dengan page views rata-rata 900.000 dan kunjungan unik 300.000 sebulan. Selain itu, banyak situs aggregator terkemuka seperti Scopus, Serial Solutions dan Ebsco, database, perpustakaan, penerbit dan portal pencarian yang mengumpulkan metadata gratis DOAJ dan memasukkannya ke dalam produk mereka. Artikel jurnal terindeks DOAJ juga sering dikutip sebagai sumber jurnal akses berkualitas dan terbuka dalam dunia penelitian dan ilmiah. Karena itu, terindeks di database DOAJ menjadi penting dan membanggakan, karena tidak semua jurnal ilmiah disetujui untuk dapat diindeks.

Selamat kepada tim editor dan reviewer JCS, juga Prodi Ilkom Bakrie!

Dalam perkembangan teknologi di era digital saat ini, radio masih menjadi media komunikasi elektronik yang efektif dengan sedikitnya prosentasi penyebaran hoax(berita bohong). Di era media sosial saat ini, sebaran hoaxmenjadi hal yang sangat serius. Dampaknya jelas, akan merugikan masyarakat. Tidak hanya di jagat dunia maya, tetapi  juga di kehidupan nyata.

Menyoroti hal ini, dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi  Universitas Bakrie mengikuti kompetisi  Live Radioyang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa GEMA Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (LPM GEMA FH UKI). Mereka ialah mahasiswa peminatan Jurnalistik Multimedia angkatan 2016, yaitu Muhammad Raihan Zuhair dan Rayhan.  Mengangkat topik tentang semangat pendidikan yang digaungkan oleh Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara, keduanya berhasil meraih juara pertama. Keduanya merupakan anggota aktif dari MeClub Radio Universitas Bakrie, wadah media kampus berbasis media radio pada peminatan Jurnalistik Multimedia. 

Foto: Rayhan dan Raihan saat menerima piala kemenangan lomba Live Radio

LombaLive Radiomerupakan rangkaian dalam acara Festival Jurnalistik 2.0 yang diakan LPM Gema UKI, yang digelar pada 2 Mei 2019. Mengangkat tema Education Day, festival jurnalistik 2.0 ini juga mengadakan seminar bertema "Fighting Social Media That Is Negatively Affected"yang mengundang Jenda Munte sebagai Youtuber, Blogger dan Jurnalis.

Diharapkan, kemenangan ini menjadi semangat untuk seluruh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie berprestasi sesuai bidangnya, baik akademik maupun nonakademik. Kepada mahasiswa peminatan Jurnalistik Multimedia, khususnya penyiar radio dari MeClub Radio, agar mampu mengasah kemampuan siaran dan akurasi dalam penyampaian informasi.

 

 

Sebuah perusahaan tentunya memiliki strategi dalam menangani permasalahan yang didahapi. Berbagai stragei digunakan untuk memperbaiki kualitas perusahaan. Hal ini yang menjadi dasar mahasiswa bisa memahami konsep ini dalam pendidikan untuk selanjutnya bisa diterapkan dalam

Selengkapnya...

Dalam rangka meningkatkan kesadaran mengenai isu-isu gender dan anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPARI) menggelar pelatihan “Responsif Gender”bagi komunitas media kampus. Acara tersebut berlangsung di kota Bogor pada 28-29 Maret 2019 di Salak Towel Hotel, Bogor.Selain menyuguhkan informasi dan pengetahuan, acara ini juga mengajak peserta untuk terjun langsung menulis berita sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik dan gender.

Tidak banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan ini. KPPPARI hanya mengundang 30 dari 300 peserta terpilih dari seluruh Indonesia. Sebagian besar peserta berasal dari perguruan tinggi dan media-media di Indonesia. Salah satunya,Satya Restu Rara Wirautami, mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie.

Pembicara yang diundang antara lain dari Konsultan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPA) RI, Sri Wahyuni. Ia menyebut program unggulan KPPA, yakni three endsatau tiga akhiri diupayakan untuk menghadapi persoalan perempuan.“Three ends yakni akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia, dan akhiri kesenjangan ekonomi,” uraianya. 

Podium acara juga diisi dengan pelatihan Jurnalistik Sensitif Gender untuk SDM Media Berbasis Kampus oleh Ketua Komisi Kompetensi PWI pusat, Kamsul Hasan. Informasi yang disampaikan oleh Kamsul cukup banyak mulai dari perundang-undangan hingga dalam penyajian berita.

"Universitas Bakrie mengusung metode pembelajaran experiential learning, yang memperkecil gap antara dunia akademis dan dunia industry. PT. Bakrie and Brothers mengutamakan untuk meng-hired mahasiswa-mahasiswa terbaik dari Universitas Bakrie untuk mengikuti program management trainee di perusahaan Bakrie Group."

Bobby Gafur Umar

Direktur Utama & CEO PT Bakrie & Brothers Tbk.
Testimoni Alumni Manajemen

coming up event