Laboratorium Terpadu Teknik Sipil

Laboratorium Terpadu Teknik Sipil

About Teknik Sipil Universitas Bakrie

About Teknik Sipil Universitas Bakrie

Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Bakrie Mempelajari Bangunan Megastruktur di Jepang

Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Bakrie Mempelajari Bangunan Megastruktur di Jepang

Laboratorium Terpadu Teknik Sipil digunakan untuk memfasilitasi kegiatan praktikum, baik untuk internal maupun eksternal dengan tiga kemampuan analisis, yaitu: analisis mekanika tanah, analisis mekanika bahan kontruksi dan traffic engineering.

[Berita Prodi] Teknik Sipil

Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie

secara simultan dan berkesinambungan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran; Penelitian dan Pengembangan; dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Download Brosur

LABORATORIUM TERPADU

Read More
LABORATORIUM TERPADU

Laboratorium Jalan Raya

Laboratorium terpadu ini dipergunakan untuk pengujian bahan penyusun yang digunakan untuk perkerasan jalan baik plastis (aspal) maupun non plastis. laboratorium ini selain dipergunakan praktikum dalam mata kuliah juga dipergunakan untuk saran penelitian dosen serta pelayanan konsultasi teknik (jasa) bidang konstruksi jalan raya.

LABORATORIUM TERPADU

Laboratorium Mekanika Tanah

Laboratorium terpadu ini dipergunakan untuk penyelidikan tanah sehingga dapat mengetahui dan mengenal sifat-sifat fisik dan jenis tanah, baik dalam keadaan asli (undisturbed) maupun keadaan terganggu (disturbed) serta melakukan pengujian dan pemeriksaan tanah dilapangan. laboratorium ini selain dipergunakan praktikum dalam mata kuliah juga dipergunakan untuk saran penelitian dosen serta pelayanan konsultasi teknik (jasa) bidang mekanika tanah dan geoteknikal

LABORATORIUM TERPADU

Laboratorium Teknologi Beton

Laboratorium teknologi bahan beton ini dipergunakan diantaranya untuk perkerasan dan mengenal sifat-sifat bahan penyusun beton, perencanaan campuran beton segar di lapangan serta melaksanakan pengujian beton di laboratorium menurut S.K. SNI 1991. Laboratorium ini selain dipergunakan praktikum mahasiswa/i dalam mata kuliah juga dipergunakan untuk sarana penelitian mahasiswa, dosen serta pelayanan konsultasi teknik (jasa) bidang teknologi bahan penyusun beton.

Jakarta (6/11)-Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie mengadakan Guest Lecture dengan mengundang Direktur Human Capital, Property dan Pengembangan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Bapak Nur Al Fatah, bertempat di R.1-2 Bapak Nur bercerita tentang Peranan PT. WIKA dalam Industri Konstruksi di Indonesia.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) adalah salah satu perusahaan BUMN konstruksi di Indonesia dari hasil nasionalisasi perusahaan Belanda, Naamloze Vennotschap Technische Handel Maatschappij en Bouwbedijf Vis en Co atau NV Vis en Co, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 1960 dan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik (PUTL) No. 5 tanggal 11 Maret 1960, WIKA lahir dengan nama Perusahaan Negara Bangunan Widjaja Karja. Dimulai sebagai sub-kontraktor, di akhir 1960-an WIKA berkembang menjadi pemborong pemasangan jaringan listrik tegangan rendah, menengah, dan tinggi. Di awal tahun 1970, WIKA memperluas usahanya menjadi perusahaan kontraktor sipil dan bangunan perumahan. Perusahaan memasuki babak baru pada 20 Desember 1972. Melalui Akta No. 110, dibuat di hadapan Notaris Djojo Muljadi. Perusahaan berubah status menjadi Perseroan Terbatas Wijaya Karya (Persero). WIKA selalu melakukan terobosan. Berevolusi menjadi perusahaan infrastruktur yang terintegrasi melalui pengembangan sejumlah anak perusahaan. Diantaranya WIKA Beton, WIKA Intrade, dan WIKA Realty. Pertumbuhan WIKA sebagai perusahaan infrastruktur terintegrasi yang kuat semakin mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Perseroan sukses dalam melaksanakan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 35% kepada public pada 29 Oktober 2007, di Bursa Efek Indonesia. Setelah IPO, pemerintah Republik Indonesia memegang 68,4%, sementara sisanya dimiliki oleh masyarakat, termasuk karyawan, melalui Management Stock Ownership Program (MSOP), Employee Stock Allocation (ESA), dan Employee/ Management Stock Option (E/MSOP). Perolehan dana segar dari IPO dipergunakan untuk mendukung pertumbuhan dan inovasi yang dilakukan oleh WIKA. Posisi WIKA menjadi kuat, dimana saat itu krisis ekonomi dunia mulai memperlihatkan dampaknya di dalam negeri. Struktur permodalan yang kuat sangat mendukung WIKA dalam meluaskan operasinya ke luar negeri dan terus mengembangkan Engineering Procurement and Construction (EPC), serta berinvestasi dan mengembangkan sejumlah proyek infrastruktur, khususnya proyek-proyek yang menjadi program pemerintah terkait dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). WIKA saat ini memiliki 6 Strategic Business Unit (SBU) yang meliputi konstruksi (Kontruksi sipil dan konstruksi Bangunan Gedung), Mekanikal elektrikal, Industri Beton Pra cetak, Real Estate dan Industri Lainnya yang ke depannya akan semakin terintegrasi menjadi perusahaan Engineering Procurement Construction (EPC) dan Investasi. Tidak hanya bercerita tentang PT Wika Pak Nur juga berbagi pengalamannya dari mulai career path sarjana teknik sipil, undang-undang dan peraturan, project life cycle process sampai dengan jenis-jenis kontrak pekerjaan teknik sipil. Pak Nur memotivasi mahasiswa untuk terus berkarya dan memberikan sumbangsih bagi negara Indonesia.

Berita Lainya

“Kami sebagai praktisi tentunya sangat mahir dalam penerapan teknologi dilapangan. Universitas Bakrie mempunyai tenaga pengajar dan peneliti yang sangat maju dalam teori, penelitian, teknologi serta penemuan baru. Hubungan antara Bakrie Group dengan Universitas Bakrie merupakan kerjasama dan kolaborasi yang saling melengkapi.”

Dicky Setiawan

Direktur Utama PT Bakrie Pangripta Loka (BPL)
Testimoni Alumni Teknik Sipil